Medan, 14/8 (indonesiaaktual) – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem layanan haji nasional.
Kolaborasi tersebut mencakup perluasan layanan digital, peningkatan akses masyarakat terhadap layanan haji, peningkatan pendaftar haji baru, serta pengembangan layanan perbankan syariah yang mendukung kebutuhan calon jemaah.
Penguatan tersebut diwujudkan melalui Synergy Roadshow 2026 di Hotel Santika Medan, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan itu menjadi rangkaian terakhir setelah sebelumnya digelar di Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, dan Makassar.
Synergy Roadshow menjadi momentum bagi BPKH dan Bank Muamalat untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan strategi, dan mengembangkan layanan haji di berbagai daerah.

Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander mengatakan, sinergi kedua institusi diarahkan untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan terintegrasi bagi calon jemaah.
“Yang terpenting adalah bagaimana sinergi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi calon jemaah di seluruh Indonesia, mulai dari akses terhadap layanan hingga kemudahan dalam mempersiapkan kebutuhan ibadah haji,” ujar Harry.
Menurut Harry, salah satu fokus pengembangan adalah optimalisasi BPKH Apps untuk mendukung integrasi pembukaan rekening setoran dan rekening pelunasan haji. BPKH dan Bank Muamalat juga mengembangkan akuisisi calon jemaah, aktivitas cross selling, optimalisasi likuiditas dana haji, serta layanan pembayaran digital melalui integrasi payment gateway Bank Muamalat.

Direktur Utama Bank Muamalat Imam Teguh Saptono mengatakan, rangkaian Synergy Roadshow 2026 menjadi momentum memperkuat koordinasi BPKH dan Bank Muamalat di berbagai wilayah.
“Medan merupakan lokasi terakhir penyelenggaraan Synergy Roadshow 2026 setelah sebelumnya digelar di Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, dan Makassar,”ujar Imam.
Menurut Imam, rangkaian tersebut juga menjadi ruang untuk menangkap peluang pengembangan layanan haji dan umrah.
“Sinergi BPKH dan Bank Muamalat merupakan upaya bersama untuk menghadirkan layanan, produk, dan nilai tambah yang semakin baik bagi masyarakat. Haji dan umrah merupakan ekosistem besar yang memiliki multiplier effect bagi berbagai sektor ekonomi dan sosial,”ujarnya..
Dia mengatakan, melalui kolaborasi itu, keduanya ingin memperkuat layanan sekaligus memberikan kebermanfaatan yang berkelanjutan.
Dia menegaakan, Bank Muamalat terus mengembangkan layanan berbasis kebutuhan masyarakat melalui digitalisasi, termasuk fitur Bank Haji pada aplikasi Muamalat DIN, kemudahan pendaftaran dan pelunasan haji, serta pemanfaatan Kartu Haji Indonesia.
BPKH dan Bank Muamalat juga memperkuat edukasi masyarakat, optimalisasi proses layanan haji, layanan kustodian, serta inovasi yang mendukung tata kelola dan kemudahan akses calon jemaah.
Penguatan layanan tersebut diharapkan berjalan seiring dengan pertumbuhan bisnis Bank Muamalat secara berkelanjutan sebagai bagian dari ekosistem keuangan syariah.
“Melalui rangkaian Synergy Roadshow 2026 di enam kota, BPKH dan Bank Muamalat berkomitmen menghadirkan layanan haji yang semakin mudah diakses, aman, dan terintegrasi, sekaligus memberikan nilai tambah bagi calon jemaah dan memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional, “ujar Imam. (lis) .

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

☕ Traktir Kopi
×
Rp10.000
Rp15.000
Rp20.000
Rp50.000
Rp100.000
Nominal Lain

Silakan Scan QRIS

Terima kasih atas dukungan Anda ❤️