Medan, 14/8 (indonesiaaktual) – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia akan menggelar peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-58 secara serentak pada 24 September 2026, baik secara daring maupun luring (online atau offline).Peringatan HUT ke-58 KADIN Indonesia direncanakan akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju.Bersamaan dengan itu, KADIN di berbagai daerah diamanahkan untuk menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) di setiap provinsi secara serentak.“Rapim KADIN Sumut pada 24 September 2026 itu akan digelar di Hotel Adi Mulia Medan, ” ujar Wakil Ketua Umum Koordinator I Bidang Organisasi, Hukum dan Komunikasi KADIN Sumut, Yudha Johansyah di Medan, Kamis (13/8). Menurut dia, Rapimprov melibatkan unsur KADIN Sumut, kabupaten/kota , asosiasi dan himpunan pengusha lainnya.Dalam keterangannya ke wartawan di kantor KADIN Sumut di Jalan Sekip Baru No 16 Medan Petisah, Yudha menyampaikan bahwa KADIN Sumut berharap Rapimprov menjadi momentum strategis untuk melakukan berbagai hal.Mulai memperkuat konsolidasi organisasi, menyatukan langkah dunia usaha, dan merumuskan berbagai rekomendasi strategis dalam menghadapi dinamika perekonomian dan dunia usaha di Sumut. Didampingi pengurus KADIN Sumut, Lismardi Hendra sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Direktur Eksekutif Diaz Wardianto WK, Yudha Johansyah mengatakan, Rapimprov KADIN Sumut 2026 akan mempertemukan berbagai pihak.“Terutama kami dari jajaran KADIN Sumut, KADIN kabupaten dan kota, asosiasi, dan himpunan dunia usaha serta berbagai pemangku kepentingan,” katanya.Dalam Rapimprov, ujar dia, akan membahas perkembangan organisasi dan isu-isu strategis yang berkaitan dengan dunia usaha dan pembangunan ekonomi daerah. Yudha Johansyah menegaskan bahwa pelaksanaan Rapimprov sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) KADIN yang memang wajib dilaksanakan setiap tahun.Dia menjelaskan, pada 2024, Rapimprov KADIN Sumut juga digelar di Hotel Adi Mulia, dan pada 2025 di PRSU.“Tahun ini, Rapimprov digelar di Hotel Adi Mulia lagi,”ujarYudha Johansyah.Rapimprov 2026, kata dia, memiliki arti penting dalam memperkuat peran KADIN sebagai wadah dunia usaha sekaligus mitra strategis pemerintah. Pelaksanaan acara itu, ujarnya, bukan hanya agenda rutin organisasi, tetapi menjadi momentum untuk melakukan konsolidasi, dan menyatukan visi.“Serta merumuskan langkah-langkah strategis dunia usaha dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi ke depan,” katanya..Apalagi pelaksanaan Rapimprov pada tahun ini terasa spesial karena dilaksanakan serentak di seluruh KADIN Provinsi se-Indonesia dalam memperingati HUT ke-58 KADIN Indonesia. KADIN,katanya, harus mampu menjadi rumah besar dunia usaha dan mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut.Menurut Yudha Johansyah, Sumut memiliki potensi ekonomi yang sangat besar dan strategis, seperti sektor perkebunan, pertanian, industri pengolahan, perdagangan, pariwisata, energi, ekonomi kreatif, hingga sektor jasa.Semua sektor itu memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan.Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, dunia usaha, asosiasi, akademisi, masyarakat, dan seluruh stakeholder.“Dengan tujuan agar potensi tersebut dapatmemberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Yudha Johansyah.KADIN ingin dunia usaha di Sumut tidak hanya tumbuh secara kuantitas, tetapi juga semakin kuat, inovatif, berdaya saing dan mampu menciptakan lapangan kerja..“Untuk itu, sinergi antara Kadin dan pemerintah harus terus diperkuat,” ujar Yudha Johansyah. Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi KADIN Sumut, Lismardi Hendra menegaskan Rapimprov Kadin Sumut 2026 & Peringatan HUT ke-58 Kadin Indonesia menjadi momentum bagi semua untuk melihat kembali perjalanan organisasi.“Sekaligus forum konsolidasi dan komando strategis dalam menyamakan visi dan evaluasi kinerja dan menetapkan langkah konkret dalam mengawal kepentingan dunia usaha nasional dan daerah sekaligus memperkuat komitmen untuk menghadirkan Kadin yang semakin solid, profesional dan memberikan manfaat nyata bagi anggota serta dunia usaha, “katanya. Menurut dia, komunikasi dan kolaborasi menjadi salah satu kunci dalam memperkuat organisasi.KADIN Sumut akan terus membuka ruang komunikasi dengan KADIN kabupaten/kota, asosiasi dan himpunan, anggota, pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan.Rapimprov KADIN Sumut 2026 diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang dapat menjadi pijakan bagi KADIN Sumut dalam memperkuat program kerja organisasi sekaligus menyuarakan aspirasi dunia usaha kepada pemerintah.“Berbagai isu strategis seperti peningkatan investasi, kemudahan berusaha, penguatan UMKM, hilirisasi, pengembangan industri, perdagangan, infrastruktur, pembiayaan, ketenagakerjaan, digitalisasi, serta peningkatan daya saing produk daerah menjadi bagian penting dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut, “katanya. (lis) Navigasi pos Info BMKG Sumut