Medan, 22/7 (indonesiaaktual) -;Wanita Karo Indonesia (WKI) berkolabrasi dengan Kaukus Perempuan Parlemen RI, Rabu (22/7) menggelar seminar bertema “Peran Wanita Karo Dalam Pewarisan Nilai Budaya”.
Seminar dengan subtema “Wanita Karo Sebagai Penjaga Warisan Budaya : Menguatkan Peran, Mewariskan Nilai, Membangun Generasi Berbudaya itu berlangsung aktif.
Acara itu menghadirkan narasumber lintas profesi, yakni seniman Karo Saksi Sebayang, praktisi hukum Dr Elieka Sari, serta akademisi Dr Sri Alem Sembiring

Ketua Komite II DPD RI, Dr Badikenita Sitepu yang menjadi ‘keynote speaker’ dalam acara ini menyebutkan, perempuan Karo memiliki kedudukan yang sangat istimewa dan strategis, baik dalam tatanan adat maupun kehidupan bermasyarakat.
Perempuan Karo, adalah pilar keberlanjutan budaya di tengah perubahan zaman.
“Secara adat, perempuan Karo memegang peranan penting dan memiliki level yang tinggi. Karakter dasar perempuan Karo adalah mandiri dan independen,” ujar Badikenita.
Dia memberi contoh dalam kehidupannya, dan adat Karo dimana anak perempuan punya peranan penting.
“Dukungan kuat ke anak perempuan di Suku Karo mendorong tingkat kepercayaan diri yang tinggi bagi anak-anak perempuan dan itu membuat banyak wanita Karo berhasil di berbagai bidang, ” katanya.

Namun sejalan dengan kekuatan, kepemimpinan perempuan juga memiliki dinamika.
Dia membagikan catatan kritis dan pengalamannya terkait dinamika kepemimpinan perempuan, termasuk berbagai tantangan serta hambatan kultural maupun usia yang kerap dihadapi saat menduduki posisi strategis di tingkat nasional.
Lewat rekam jejaknya mulai dari kepemimpinan di tingkat parlemen hingga berbagai organisasi nasional, Badikenita mengajak seluruh perempuan Karo untuk tidak gentar menghadapi tantangan zaman.
“Suatu negara rusak bukan karena banyak orang jahat, tapi banyaknya orang yang benar diam. Untuk itu dia mengajak wanita Karo untuk mengambil peran aktif, menyiapkan kader untuk aktif dalam dunia politik, ” katanya.
Dia meminta wanita Karo tidak anti politik, tetapi terjun dan masuk di dalamnya untuk berperan dan mendukung pemerintahan yang lebih baik termasuk dalam dukungan kepada perempuan.
“Dukungan keluarga sangat berperan penting karena menambah kepercayaan diri yang luar biasa. Rumah dan ibu (perempuan) adalah sosok penting menentukan kehidupan anak ke depannya,”katanya.

Ketua WKI Prof Dr Maria Kaban dalam sambutannya saat pembukaan seminar itu berterimakasih dan mengapresiasi Dr Badikenita Sitepu yang memfasilitasi acara ini.
Dia menyebutkan, tujuan acara itu untuk meningkatkan.pemahaman masyarakat mengenai peranan strategis wanita Karo dalam pewarisan nilai budaya. Mengidentifikasi bentuk-bentuk pewarisan budaya yang dilakukan wanita dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Termasuk mendiskusikan tantangan yang dihadapi wanita dalam menjaga keberlanjutan budaya Karo.
“Juga untuk membangun jejaring kolaborasi antarorganisasi wanita perempuan, lembaga adat, akademisi, pemerintah dan masyarakat dalam pelestarian budaya, ” katanya.
Dia berharap perempuan Karo dapat terus meningkatkan kapasitas diri, memberikan edukasi berkelanjutan kepada generasi muda, serta berani mengambil peran aktif dalam pengambilan keputusan demi kebaikan masyarakat luas.

Sebelumnya Ketua Panitia Prof Eva Marlina Ginting mengatakan, acara ini dilakukan untuk berbagi pemikiran, pengalaman dan wawasan serta gagasan mengenai peran strategis wanita Karo dalam mewariskan budaya kepada generasi muda.
Wanita Karo memiliki peran penting dan strategis dalam keluarga dan masyarakat, tidak hanya sebagai ibu dan pendidik pertama bagi anak-anak, tapi juga sebagai penjaga bahasa, adat istiadat, nilai-nilai budaya serta identitas budaya Karo.
Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, tantangan yang kita hadapi untuk menjaga jati diri budaya semakin besar.
Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama agar budaya Karo tetap hidup, berkembang dan diwariskan kepada generasi berikutnya. . (lis)

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

☕ Traktir Kopi
×
Rp10.000
Rp15.000
Rp20.000
Rp50.000
Rp100.000
Nominal Lain

Silakan Scan QRIS

Terima kasih atas dukungan Anda ❤️