Medan, 15/6 (indonesiaaktual) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat, Kereta Api (KA) Putri Deli mengalami pertumbuhan volume penumpang sepanjang lima bulan pertama tahun ini atau mencapai 541.106.“Efisiensi, ketepatan waktu, dan tarif yang ramah kantong terus menjadikan transportasi kereta api sebagai pilihan utama masyarakat Sumatera Utara. Selama periode Januari hingga Mei 2026, KA Putri Deli relasi Medan – Tanjungbalai (PP) tercatat telah melayani sebanyak 541.106 pelanggan,”ujarManager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo di Medan, Senin (14/6).Menurut dia, angka itu mengalami pertumbuhan sebesar 2 persen atau bertambah 12.801 pelanggan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang masih 528.305 penumpang.Anwar Yuli Prastyo, menyebutkan, KA Putri Deli saat ini memegang predikat sebagai layanan KA antarkota yang paling diburu oleh masyarakat.“KA Putri Deli merupakan kereta api yang paling diminati para pelanggan. Tingkat keterisian hariannya rata-rata mencapai 100 persen, baik saat hari kerja terlebih lagi pada saat akhir pekan maupun periode libur panjang,”ujar Anwar.Tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat terhadap KA Putri Deli terlihat dari kontribusinya yang luar biasa terhadap total volume penumpang di wilayah Sumatera Utara.Dari keseluruhan pelanggan yang menggunakan moda transportasi kereta api di Divre I Sumut selama Januari – Mei 2026 yang mencapai 1.145.548 pelanggan, sebesar 47 persen disumbang pengguna KA Putri Deli. Data itu menjadi bukti betapa vitalnya peran kereta api ini dalam menghubungkan pusat ekonomi di Kota Medan menuju kawasan pesisir timur.Faktor utama yang memicu tingginya animo masyarakat tidak lain adalah aspek keterjangkauan tarif. Berstatus sebagai Kereta Api Public Service Obligasi (PSO) yang disubsidi oleh pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, tiket KA Putri Deli dibanderol dengan harga yang sangat ekonomis, yakni Rp27.000 untuk jarak terjauh.“Dengan 3 kali jadwal keberangkatan dari Stasiun Medan dan 3 keberangkatan dari Stasiun Tanjungbalai setiap harinya, kami menghadirkan banyak pilihan waktu perjalanan yang fleksibel bagi pelanggan,” ujar Anwar. Di samping itu, rute perjalanan itu sangat strategis karena membelah sekaligus menghubungkan berbagai kota dan kabupaten di sepanjang pesisir timur Sumatera Utara. Mengingat okupansi yang selalu menyentuh angka 100 persen, KAI Divre I Sumut mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan secara matang.Tiket KA Putri Deli dapat dipesan sejak H-45 sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi booking.kai.id, serta berbagai kanal penjualan mitra resmi KAI lainnya.“Kehadiran KA Putri Deli tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi yang mengantarkan mobilitas para pelanggan antarwilayah di Sumatera Utara. Lebih dari itu, operasional kereta ini secara nyata menggerakkan roda ekonomi warga lokal melalui terciptanya kebutuhan angkutan lanjutan, hidupnya pelaku UMKM, hingga warung-warung di sekitar stasiun, sehingga mampu menghadirkan nilai tambah ekonomi yang inklusif bagi setiap daerah yang disinggahinya,”ujar Anwar. (lis) Navigasi pos KAI – Pemkab Deli Serdang Sumut Sepakati Penataan Kawasan Eks Stasiun Deli Tua KAI Sumut Layani 14.967 Pelanggan di Libur Tahun Baru Islam