Medan, 23/7 (indonesiaaktual) – Kehadiran layanan kereta api semakin mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah Medan, Binjai, hingga Kuala Bingai, Sumatera Utara (Sumut), sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di provinsi itu. . “Dengan tarif Rp5.000 per perjalanan, KA Srilelawangsa menjadi pilihan transportasi yang ekonomis bagi masyarakat untuk menunjang aktivitas bekerja, bersekolah, berwisata, maupun kegiatan sehari-hari,” ujar
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho di Jakarta, Kamis (23/7).
Menurut dia, kepercayaan masyarakat terhadap KA Srilelawangsa terus menunjukkan tren pertumbuhan positif dari tahun ke tahun.
Pada periode Januari–Juni 2026, jumlah pelanggan KA Srilelawangsa relasi Medan–Kuala Bingai mencapai 1.345.715 penumpang, meningkat 2,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebanyak 1.310.772 penumpang.

Dia menyebutkan, pada periode Januari–Juni 2025, jumlah pelanggan juga sudah meningkat 18,01 persen dibandingkan Januari–Juni 2024 yang tercatat sebanyak 1.110.730 penumpang.
“Secara keseluruhan, jumlah pelanggan dalam dua tahun terakhir tumbuh sekitar 21,16 persen, mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi berbasis rel,” ujar Porwanto.
Dia mengatakan, peningkatan jumlah pelanggan tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat semakin mempercayai kereta api sebagai moda transportasi yang mampu menjawab kebutuhan mobilitas secara efektif dan efisien.
Pertumbuhan jumlah pelanggan KA Srilelawangsa yang terus meningkat setiap tahunnya menunjukkan bahwa masyarakat semakin menjadikan kereta api sebagai pilihan utama dalam beraktivitas.

Selain memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu, KA Srilelawangsa juga menghadirkan layanan yang terjangkau sehingga semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan transportasi publik. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat konektivitas transportasi di Sumatera Utara agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Porwanto Handry Nugroho.

# 20 Perjalanan KA Srilelawangsa #

Porwanto menyebutkan, untuk mengakomodasi tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat, PT Railink mengoperasikan 20 perjalanan KA Srilelawangsa setiap hari.
20 perjalanan itu terdiri atas 3 perjalanan relasi Medan–Kuala Bingai dan 17 perjalanan relasi Medan–Binjai.
Frekuensi perjalanan yang cukup tinggi memberikan keleluasaan bagi pelanggan dalam menentukan waktu perjalanan sesuai kebutuhan.

Dia menuturkan, dari Stasiun Medan, keberangkatan pertama menuju Stasiun Binjai dimulai pada pukul 07.55 WIB, sedangkan keberangkatan terakhir pada pukul 21.15 WIB. Sementara itu, dari Stasiun Binjai, perjalanan pertama menuju Medan dimulai sejak pukul 04.50 WIB dan perjalanan terakhir tersedia hingga pukul 22.15 WIB.
Jadwal operasional yang tersedia sejak dini hari hingga malam hari tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, baik pekerja, pelajar, maupun pengguna jasa lainnya.

“Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id, “ujar Manager Komunikasi Perusahaan KAI Bandara, Ayep Hanapi.. (lis)

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

☕ Traktir Kopi
×
Rp10.000
Rp15.000
Rp20.000
Rp50.000
Rp100.000
Nominal Lain

Silakan Scan QRIS

Terima kasih atas dukungan Anda ❤️