Medan, 20/7 (indonesiaaktual) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre 1 Sumut) menyiagakan penuh jajaran operasional dan prasarana guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem serta potensi bencana hidrometeorologi.“Langkah preventif itu diambil demi menjamin keandalan jalur serta keselamatan Perjalanan Kereta Api (KA) di seluruh wilayah operasinya khususnya di saat musim penghujan saat ini,” ujar Manager Humas Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo di Medan, Senin (20/7).Kondisi cuaca di Sumatera Utara (Sumut);saat ini tengah mengalami fluktuasi yang cukup dinamis.Sepekan terakhir, mayoritas wilayah Sumut diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Anwar Yuli Prastyo mengatakan, KAI merespons dinamika cuaca tersebut dengan menginstruksikan berbagai langkah mitigasi risiko secara intensif di lapangan.Untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api, KAI Divre I Sumut mengambil sejumlah langkah antisipatif, di antaranya dengan melakukan penopingan pohon, normalisasi saluran air yang berada di sekitar atau melintasi jalur kereta api, penyediaan Alat Material Untuk Siaga (AMUS), hingga menyiagakan personel flying gank 24 jam untuk mengatasi setiap gangguan terhadap jalur kereta api bila hal itu tiba-tiba muncul. Dia menjelaskan, Divre I Sumut saat ini mengelola prasarana rel kereta api sepanjang 476,46 kilometer yang melintasi 13 kabupaten/kota di Sumut, terbentang mulai dari Stasiun Belawan hingga Kuala Tanjung, Tanjungbalai, Siantar, dan Rantauprapat.Guna memetakan dan mengantisipasi potensi bahaya di sepanjang lintasan yang luas tersebut, KAI Divre I Sumut menyiagakan AMUS dan unit respons cepat flying gank di 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Resort Jalan Rel.AMUS yang disiapkan meliputi material batu balas, bantalan rel, pasir, hingga peralatan berat yang siap dimobilisasi kapan saja. Anwar menambahkan, pemeliharaan drainase di sepanjang jalur KA menjadi salah satu fokus utama saat ini mengingat tingginya intensitas curah hujan.“Dengan meningkatnya curah hujan, timbul potensi gangguan perjalanan KA akibat genangan air. Untuk itu, KAI Divre I Sumut melakukan normalisasi saluran air berupa pembersihan sampah dan sedimen guna meningkatkan kapasitas aliran air,”ujarnya.Saat ini, frekuensi operasional di wilayah Divre I Sumur mencapai 46 perjalanan KA per hari—terdiri dari 20 perjalanan KA penumpang dan 26 perjalanan KA barang.Komoditas barang dan pergerakan masyarakat yang diangkut memiliki peran vital terhadap konektivitas serta perekonomian kawasan.Oleh karena itu, katanya, KAI Divre I Sumut menegaskan komitmennya untuk terus melakukan monitoring intensif, pemeliharaan rutin, serta respons cepat di area pemantauan khusus.“Seluruh upaya mitigasi ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan KAI Divre I Sumatera Utara dalam mengeliminasi setiap potensi bahaya. Kami berupaya maksimal memastikan sarana dan prasarana dalam kondisi andal, sehingga masyarakat dapat menggunakan moda transportasi kereta api dengan aman, nyaman, dan tepat waktu tanpa terkendala potensi gangguan cuaca,”ujat Anwar.(lis) Navigasi pos Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga Bright Gas di Regional Sumbagut Mulai 14 Juli 2026, Di Sumut Turun Rp4. 000 – Rp8. 000 XLSMART – Google Kolaborasi, Hadirkan Akses Paket Plus Google Gemini 6 Bulan untuk pelanggan XL, AXIS, dan SMARTFREN