Medan, 11/9 ((indonesiaaktual) – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Terminal BBM Medan melakukan penanaman dua ratus bibit mangrove di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan , Sumatera Utara (Sumut).“Langkah Pertamina itu sebagai upaya bersama menjaga kawasan pesisir, memperkuat perlindungan tanggul dari abrasi, serta mempertahankan fungsi benteng alami di kawasan yang terhubung dengan aliran menuju laut, “ujar. Pjs Area Manager Comm, Rel & CSR Sumbagut, Silvani Maiyestuhariani di Medan, Jumat (11/9).Kegiatan itu juga sekaligus menegaskan komitmen Pertamina dalam pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.Termasuk, katanya, dalam rangkaian peringatan Hari Ozon Internasional yang menjadi langkah penting untuk memperbaiki kualitas udara dan menstabilkan iklim bumi. Bertempat di Lingkungan VII Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan , 4 September, kegiatan penanaman mangrove diikuti Camat Medan Labuhan dan jajaran, masyarakat, dan siswa/i di area setempat. Para siswa khususnya diberikan edukasi mengenal peran mangrove dalam menjaga kawasan pesisir.Sejalan dengan rangkaian Hari Ozon Internasional, penanaman mangrove itu juga seiring dengan upaya penataan dan peninggian tanggul pengendali rob yang telah berlangsung di kawasan tersebut. Silvani Maiyestuhariani menyebutkan, keberadaan mangrove di sepanjang tanggul diharapkan dapat membantu menahan sedimen, mengurangi pengikisan tepian, serta memperkuat perlindungan alami kawasan dari pengaruh arus dan pasang air laut.Dia menegaskan, kegiatan itu juga menjadi langkah awal dari upaya yang lebih berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem di kawasan pesisir.Silvani menambahkan, kegiatan itu juga sebagai bentuk upaya Pertamina dalam mendorong rekomendasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar wilayah operasi.“Tidak hanya melalui kegiatan penanaman, tetapi juga dengan membangun kepedulian bersama agar manfaat mangrove dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat dan generasi mendatang,” ujar Silvani. Melalui Program TJSL, penanaman mangrove, itu mendorong lahirnya inovasi berbasis potensi lokal yang mampu menjawab tantangan perubahan iklim.Program itu berkontribusi terhadap pencapaian SDGs 13 Penanganan Perubahan Iklim, SDGs 14 Ekosistem Lautan, SDGs 15 Ekosistem Daratan, dan SDGs 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai inisiatif sosial yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan di wilayah operasionalnya Camat Medan Labuhan, Elias Padang menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan Pertamina.“Kegiatan penanaman mangrove menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan tanggul yang telah ditata selama kurang lebih tiga bulan dan penanaman ini diharapkan terus kita lanjutkan di sepanjang kawasan tanggul,” ujar Elias pada saat penanaman mangrove itu. (lis) Navigasi pos Gubernur Sumut Bobby Dorong IMT-GT Lahirkan Proyek Konkret dan Investasi Berdampak bagi Masyarakat Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik Medan Raya Ditargetkan Groundbreaking Desember 2026.