Deliserdang Sumut, 17/7 (indonesiaaktual) -Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Terus Berbenah di Semua Lini. “Pembenahan di semua lini seiring dengan tekad Dukcapil Go Digital,” ujar Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi di Deliserdang, Sumut, Kamis (17/7/2025).

Saat berkunjung ke Dukcapil Deliserdang, dia menyebutkan, sembari terus meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan, jajaran Dukcapil juga menggenjot penguatan infrastruktur  storage database, jaringan, dan tentu saja pagar betis pengamanan bigdata dalam SIAK Terpusat.

Pada kesempatan itu, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi mengingatkan Kadis Dukcapil Deliserdang Misran Sialoho untuk fokus memperhatikan peningkatan kompetensi para personil pelaksana. Alasan Teguh, secanggih apapun digitalisasi yang diterapkan Ditjen Dukcapil, yang menentukan adalah ‘the man behind the gun’ atau personil yang menjalankan atau memeliharanya.

“Saya minta kita tidak hanya memberikan penguatan di bidang infrastruktur dan keamanan siber, tetapi juga harus meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur kita,” ujar Teguh . Dirjen Dukcapil membeberkan berbagai bimbingan teknis yang sudah dilaksanakan Direktorat PIAK Ditjen Dukcapil Kemendagri tahun ini.

“Peningkatan kapasitas terus kami lakukan untuk para administrator database (ADB), bimtek bidang keamanan informasi, dan sekarang bimtek bagi operator Dukcapil,”ujar Teguh

Teguh menganggap operator Dukcapil yang antara lain bertugas meng-entry data layanan adminduk sangat strategis seperti juga petugas “front office” sebagai “frontliner”. Apalagi institusi Dukcapil seperti yang dikatakan Mendagri, katanya, seperti jantung bagi bangsa ini, karena data Dukcapil menjadi basis bagi hampir semua persoalan dan perencanaan di negara ini.

“Siapa yang berperan? antara lain anda semuanya para operator. Karena itu mari terus kita tingkatkan kapasitas dan integritas,”ujar Teguh Setyabudi mengutip pernyataan Mendagri Tito Karnavian.

Teguh juga menekankan kepada para operator peserta bahwa meningkatkan kapasitas tidak hanya di dalam kelas. “Bimtek hanya singkat yang diberikan sebenarnya hanya untuk memacu terus meningkatkan kapasitas.

Maka karena Anda semua melek teknologi, gunakan laptop dan hape sebagai sarana belajar sebagai jendela dunia, perpustakaan terbesar ada di jagad maya,”ujar Teguh.    (Eds)

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *