Medan, 15/1O (indonesiaaktual) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre 1 Sumut) memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api di wilayah Sumut tetap berjalan normal dan aman di tengah sebaran kabut asap yang menyelimuti daerah tersebut.“KAI terus memantau kondisi operasional secara ketat guna memprioritaskan keselamatan perjalanan dan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat,”ujar Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo di Medan, Kamis (15/10). Dia menyebutkan, pemantauan intensif telah dilakukan sejak awal terdeteksinya sebaran asap.Sejak mulai terlihatnya sebaran kabut asap di langit Sumut pada Selasa, 13 Oktober 2026, katanya, KAI Divre I Sumut terus melakukan monitoring operasional perjalanan kereta api untuk memastikan bahwa semua perjalanan kereta api berjalan dengan normal dalam melayani pelanggan.Anwar menyebutkan, berdasarkan pemantauan citra satelit Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Kamis, 15 Oktober 2026 pukul 08.00 WIB, sebaran asap terdeteksi di seluruh wilayah Sumut. Data pengamatan Stasiun Meteorologi Aek Godang dan Silangit pada pukul 09.00 WIB menunjukkan terjadinya penurunan jarak pandang yang berkisar antara satu hingga tiga kilometer.Menanggapi keterbatasan jarak pandang tersebut, KAI Divre I Sumut telah menginstruksikan seluruh masinis yang bertugas di lintas operasional untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap fokus saat mengemudikan kereta api. Langkah antisipasi tersebut terbukti efektif menjaga keandalan operasional.Data Pusat Pengendali Operasional Kereta Api (Pusdalopka) mencatat, sepanjang periode 13–14 Oktober 2026, tingkat ketepatan waktu atau On-Time Performance (OTP) perjalanan kereta api penumpang di Divre I Sumut mencapai 100 persen, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.Memasuki Kamis (15/10) hingga pukul 10.00 WIB, seluruh KA penumpang yang berangkat maupun tiba juga dilayani tepat waktu sesuai jadwal.“Meski jarak pandang terbatas, kereta api masih beroperasi normal dan tidak ada pembatalan perjalanan. Semua kereta api yang dioperasikan di wilayah Sumut masih terpantau berangkat dan datang tepat waktu sesuai jadwal, jadi masyarakat yang akan menggunakan kereta api tidak perlu khawatir,”ujar Anwar. Kondisi kabut asap itu juga tidak memengaruhi animo masyarakat dalam memanfaatkan moda transportasi rel.Selama tiga hari terakhir mulai tanggal 13–15 Oktober 2026, volume penumpang di Sumut tercatat sebanyak 16.890 pelanggan.Angka itu tidak mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama pekan sebelumnya tanggal 6-8 Oktober yang melayani 18.524 pelanggan. Seiring dengan penurunan kualitas udara, KAI Divre I Sumut mengimbau para pelanggan, terutama kelompok rentan dan sensitif terhadap perubahan cuaca, untuk menggunakan masker saat menuju dan berada di stasiun. Pelanggan juga diharapkan terus memantau perkembangan informasi resmi terkait sebaran asap dari pihak berwenang guna menghindari kesalahan informasi.“KAI Divre I Sumut berkomitmen untuk terus mengawal dan memastikan seluruh perjalanan kereta api senantiasa berlangsung lancar, aman, dan dapat diandalkan oleh masyarakat di tengah kondisi cuaca saat ini,”ujar Anwar. (lis) Navigasi pos KAI Sumut Imbau Masyarakat Tertib di Perlintasan Sebidang, Temperen Terjadi Lagi di Petak Jalan Stasiun Batang Kuis–Stasiun Araskabu